Selasa, 04 April 2017

European Central Bank

 ECB merupakan salah satu perwujudan dari teori OCA

Optimum Curency Area pertama kali diperkenalkan oleh Mundell dan Mc Kinnon selama 1960s. pada dasarnya OCA ini adalah penyatuan mata uang dari beberapa Negara, yang membawa konsekuensi terbentuk fixed exchange antar anggota dari OCA, dan berlakunya floating exchange pada anggota di luar OCA.  Dengan struktur keuangan OCA tersebut diharapkan akan  hilang unsur dari hambatan nilai tukar di Negara anggota. Hal ini yang kemudian akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang konsisten dinegara anggota OCA, menumbuhkan spesialisasi produksi, sehingga dapat menyokong kehidupan ekonomi antar Negara anggota. Hal inilah yang diharapkan oleh Mundell menjadi dasar untuk mencapai pertumbuhan wilayah yang berkesinambungan yang diwujudkan dengan wilayah yang terintegrasi dalam satu mata uang. Mundell juga optimis dengan pembentukan dari OCA maka beban antar Negara saat terjadi depresiasi akan berkurang. Walaupun begitu dalam pelaksanaannya juga menghadapi berbagai masalah, karena ternyata asumsi dari Mundell tentang pembagian tekanan antar wilayah pada OCA tidak seperti yang diharapkan. Hal ini dapat kita lihat saat salah satu Negara yang tergabung dalam OCA mendapatkan suatu tekanan, maka akan berakibat secara beruntun kepada seluruh Negara anggota dari OCA tersebut seperti yang terjadi kemarin pada yunani. Masalah ini menyebabkan terdepresiasi mata uang yang mereka gunakan secara menyeluruh. Dan hal ini tetap berpengaruh besar pada perekonomian dari Negara yang tergabung dalam OCA.

Maka dari itu untuk mencapai keuntungan yang maksimum dari penerapan OCA ini harus dikaji tentang kriteira-kriteria secara cermat dan konsisten dari Negara anggota. Hal ini dilakukan dengan alasan bahwa tanpa kriteria tersebut maka tidak akan efektif penerapan dari OCA tersebut dan bertambahnya permasalahan dan pada akhirnya tidak akan tercapai tujuan dari pembentukan OCA.

Seperti yang kita tahu OCA adalah dasar dari terbentuknya Negara yang tergabung dalam Uni Eropa, yang mempunyai tingkat perdagangan yang tinggi antar anggota. Walaupun begitu untuk integrasi dalam menjalankan system OCA yang merupakan integrasi dari system moneter, tidaklah serta merta langsung dapat dilaksanakan dengan mudah.

Awal Terbentuknya ECB

Seperti yang kita ketahui ECB berdiri secara resmi pada tanggal 1 januari 1999, yang menandakan penyatuan moneter antar wilayah yang tergabung dalam EMU. Dan ECB lah yang menjadi otoritas moneter teringgi dalam kawasan Negara pengguna mata uang euro (euro area). Hal ini menjadi tanggung jawab yang besar terhadap ECB, karena ekonomi kawasan euro ini merupakan ekonomi terbesar kedua setelah ekonomi amerika serikat. Hal ini menandakan bahwa harus ada keseriusan dalam mengelola mata uang yang tergabung dalam kelompok Negara tersebut. Sehingga diperlukan berbagai aturan dalam keanggotaan ECB, aturan ini merupakan tindak lanjut dari persyaratan pada saat pembentukan OCA. Sebelum menjadi anggota dari ECB maka harus memenuhi persyaratan dalam keanggotaan dari ECB. Sebelum persyaratan itu terpenuhi maka Negara tersebut harus menunggu sampai dia bisa memnuhinya, walaupun dia termasuk dalam kawasan eropa. Sampai sekarang ini keanggotaan dari euro berjumlah 16 negara, sebelumnya pada tahun 2001 hanya 11 negara yang terakhir masuk adalah Negara yunani. Yunani baru dapat memenuhi kriteria ECB pada tahun 2000, tetapi mengikuti periode keuangan dari ECB maka baru terdaftar pada 1 januari 2001. Kemudian diikuti oleh Slovenia pada 2007, Cyprus dan malta pada tahun 2008, kemudian Slovakia pada tahun 2009.

Tujuan dibentuknya euro adalah pencapaian mata uang yang independent dan kuat dari penggabungan Negara-negara yang berada di kawasan euro. Dasar hukum dari pembentukan satuan moneter tunggal adalah perjanjian dari masyarakat eropa. Yaitu perjanjian dan statuta Sistem Bank Sentral Eropa dan Bank Sentral Eropa (statuta ESCB), yang melekat bahwa perjanjian sebagai protocol didirikan baik ECB dan ESCB sejak tanggal 1 juni 1998. ESCB terdiri dari ECB dan bank sentral nasional (NCB’s) dari semua Negara anggota Uni Eropa (pasal 107 (1) dari traktat. Hal ini mengisyaratkan bahwa kestabilan dari euro telah ditetapkan menjadi tanggung jawab dari ESCB dan ECB telah dilindungi oleh nilai hukum dari traktat. Tetapi setiap NCB mempunyai wewenang yang berbeda sesuai dengan karakteristiknya dalam pengaturan terhadap kebijakan moneter dalam masing-masing Negara.

Pembuat kebijakan dalam ECB

Dewan gubernur
dari ECB terdiri dari 6 anggota dalam dewan executive dan gubernur dari NCB (12 NCB pada tahun 2001 dan bertambah mejadi 16 pada 2009). Dalam badan dewan gubernur mempunyai strukturnya terdiri dari presiden dan wakil presiden.

http://www.ecb.int

Tidak ada komentar:

Posting Komentar